Akses Internet Dapat Membantu Bangsa-Bangsa Miskin

Akses Internet Dapat Membantu Bangsa-Bangsa Miskin

Akses Internet Dapat Membantu Bangsa-Bangsa Miskin – Pada 2018, 4,1 miliar orang saat ini memiliki akses internet. Ini kira-kira 95 persen dari 7,1 juta penduduk dunia. Menurut grafik data yang dibangun oleh Our World in Data, mayoritas akses internet ini berada di Amerika Utara dan Asia. Relatif, rata-rata hanya sekitar 20 persen penduduk Afrika yang memiliki akses internet. Sementara itu, lebih dari 60 persen penduduk India hidup di bawah garis kemiskinan dan hanya 26 persen penduduk negara itu yang memiliki akses internet. Namun, akses internet dapat membantu negara-negara miskin, itulah sebabnya ada upaya untuk membawanya ke tempat-tempat yang saat ini tidak tersedia.

Menyediakan sebuah negara dengan akses internet lebih dari sekedar akses ke internet. Ini juga tentang koneksi global. Internet.org adalah organisasi yang diciptakan oleh pendiri Facebook Mark Zuckerberg, yang menjelaskan bahwa internet harus menjadi hak global. Hal ini disebabkan oleh kekayaan informasi yang dikandung internet. Global Citizen juga menegaskan bahwa jika Afrika memiliki akses ke informasi yang disediakan internet, Afrika mungkin dapat memulai infrastrukturnya.

Penyebab Kurangnya Akses Internet

Weform.org menjelaskan alasan berikut untuk kurangnya akses internet di seluruh dunia:

  • Negara-negara tidak memiliki infrastruktur yang memadai untuk menyediakan koneksi internet bagi rakyatnya. Namun, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pembentukan jaringan 3G bisa menjadi salah satu upaya menuju perbaikan.
  • Jaringan 3G saat ini hanya mencakup 60 persen dunia. Pada tahun 2020, PBB memperkirakan bahwa 97 persen dunia akan memiliki cakupan 3G penuh.
  • Biaya juga menjadi faktor utama karena 13 persen penduduk dunia saat ini hidup di bawah garis kemiskinan.
  • Orang-orang di negara-negara ini tidak selalu memiliki keterampilan yang diperlukan untuk menggunakan internet dengan benar. Juga, 13 persen dari populasi global buta huruf.
  • Delapan puluh persen konten internet hanya tersedia dalam 10 bahasa yang berbeda dan kurang dari setengah populasi dunia berbicara dalam bahasa tersebut.

Menatap Masa Depan

Akses internet dapat membantu negara-negara miskin melihat peningkatan besar. Google membuat jaringan hotspot Wi-Fi gratis di seluruh negara Nigeria pada tahun 2018. Warga Global memperkirakan bahwa ini dapat menghasilkan $300 miliar untuk total PDB Afrika pada tahun 2025. Pemerintah Nigeria memperhatikan upaya yang dipimpin oleh Google. Presiden Yemi Osinbajo mengunjungi Lembah Silikon pada 2018 dan menghadiri peluncuran hotspot Google, menurut Global Citizen. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan teknologi tidak hanya memperbaiki kondisi masyarakat suatu bangsa tetapi juga dapat membantu pemerintah daerah memahami bagaimana akses internet dapat mengurangi kemiskinan.

Cara lain akses internet dapat mengurangi kemiskinan adalah dengan memberikan dukungan bagi mereka yang menderita kemiskinan. Perusahaan telekomunikasi Vodafone meluncurkan Klub Petani Vodafone. Esoko menyatakan bahwa organisasi menyediakan lebih dari 1 juta petani dengan telepon. Ini memungkinkan akses ke berbagai layanan termasuk kiat bertani, pembaruan cuaca, dan kiat nutrisi. Menurut Dela A. Kumahor, yang menjabat sebagai ahli desain pada proyek tersebut, penelitian menunjukkan bahwa petani sering merasa dibatasi oleh rendahnya tingkat melek teknologi dan kurangnya naluri bisnis. Menurut The Guardian, Vodafone telah melakukan penelitian untuk menunjukkan bahwa layanan pertanian yang berfokus pada seluler dapat menghasilkan peningkatan $34 miliar di 26 pasar yang berbeda pada tahun 2020. Layanan ini juga telah diluncurkan di Turki, di mana 500.000 petani telah menandatangani proyek tersebut. Hal ini telah menyebabkan peningkatan $ 100 juta dalam produktivitas petani.

Akses internet dapat membantu negara-negara miskin yang membutuhkan bantuan. Internet menyediakan pekerjaan, layanan, dan koneksi yang memungkinkan orang, pemerintah, dan industri kesempatan untuk membantu negara mereka memerangi kemiskinan global. Meningkatkan pertanian dan menyediakan layanan hanyalah dua cara agar akses internet dapat mengurangi kemiskinan.