Membawa Akses Internet Universal di Negara Afrika

Membawa Akses Internet Universal di Negara Afrika

Membawa Akses Internet Universal di Negara Afrika – Sekarang lebih dari sebelumnya, seluruh dunia bergantung pada internet untuk segalanya.

Dari belanja hingga pendidikan, akses ke internet telah menjadi aspek penting dalam kehidupan modern.

Meskipun sering dianggap remeh, akses ke internet belumlah universal.

Dua dekade lalu, seluruh benua Afrika memiliki bandwidth internet lebih sedikit daripada Luksemburg, negara yang lebih kecil dari Danau Victoria.

Meskipun kemajuan telah dibuat dalam 20 tahun terakhir, akses internet universal di Afrika belum tercapai.

Pada April 2019, organisasi internasional berkumpul untuk membahas agenda Transformasi Digital Uni Afrika dan inisiatif Digital Moonshot,

yang bertujuan untuk memungkinkan secara digital di seluruh Afrika pada tahun 2030,

sejalan dengan tanggal target PBB untuk memenuhi Pembangunan Berkelanjutan Sasaran.

Pentingnya Internet

Disparitas akses internet di Afrika telah menghambat pertumbuhan ekonomi baik di sektor swasta maupun publik di seluruh benua.

Di negara berkembang seperti Brasil dan India, internet telah menyumbang lebih dari 10% dari pertumbuhan PDB selama lima tahun terakhir.

Meskipun negara-negara Afrika telah membuat kemajuan besar dalam pembangunan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir, negara itu terus tertinggal dalam hal ini.

Bukan hanya bisnis dan pemerintah Afrika yang akan mendapat manfaat dari konektivitas internet yang lebih besar, tetapi juga individu.

Dalam jajak pendapat oleh Pew Research Center, mayoritas orang di sub-Sahara Afrika percaya bahwa peningkatan akses ke internet memiliki pengaruh positif pada ekonomi, pendidikan, dan hubungan antarpribadi.

Akses internet di Afrika tentu meningkat di abad ke-21. Antara 2014 dan 2017, persentase orang di Afrika sub-Sahara yang menggunakan internet meningkat dari 29% menjadi 41%.

Namun, masih ada pekerjaan penting yang harus dilakukan untuk memastikan akses internet universal di Afrika dan yang terpenting, konektivitas yang stabil.

Agenda Transformasi Digital Uni Afrika

Uni Afrika merilis Agenda Transformasi Digital untuk memberdayakan semua bisnis dan individu secara digital untuk mengakses internet secara bebas pada tahun 2030.

Rencana ini juga akan memacu perdagangan dan investasi intra-Afrika, oleh karena itu membutuhkan kerja sama tingkat tinggi antara semua negara di Uni Afrika.

Saat ini, Uni Afrika menganggap koordinasi dan kolaborasi yang lemah sebagai ancaman utama bagi agenda ini.

Isu sentral lainnya adalah kurangnya kerjasama antara lembaga kontinental di sektor digital;

laporan Uni Afrika menyatakan bahwa kekurangan ini harus segera diatasi jika tidak, proyek ini sudah ditakdirkan untuk gagal bahkan sebelum dilaksanakan.

Namun, Uni Afrika juga melihat rencana ini sebagai peluang untuk meningkatkan harmonisasi antara aktor regional dan kontinental.

Ia juga berharap dapat meningkatkan hubungan antar pemerintah di benua tersebut.

Inilah sebabnya mengapa kerjasama dengan berbagai organisasi internasional yang mendukung inisiatif ini.

Inisiatif Moonshot Digital

Inisiatif Digital Moonshot adalah proyek Bank Dunia untuk mendukung Agenda Transformasi Digital Uni Afrika.

Inisiatif ini mengakui perlunya pendekatan holistik yang lebih dari sekadar meningkatkan akses internet di Afrika.

Wakil Presiden Bank Dunia untuk Infrastruktur Makhtar Diop menekankan bahwa Digital Moonshot akan mencakup banyak bidang,

seperti transformasi e-government, fintech, investasi dalam modal manusia dan literasi digital, dan dukungan untuk kewirausahaan dalam kemajuan digital.

Lebih jauh, baik Uni Afrika maupun Bank Dunia menekankan pentingnya inklusivitas dalam inisiatif ini.

Uni Afrika mengakui bahwa biaya akses internet secara inheren akan menghambat penduduk termiskin di Afrika untuk menjadi bagian dari inisiatif digitalisasi.

Dengan demikian, inisiatif Digital Moonshot akan menekankan penciptaan lapangan kerja dan pengurangan kemiskinan dalam proses digitalisasi.

Ia juga mencatat bahwa ada kesenjangan gender dalam akses dan penggunaan ponsel dan internet yang harus diatasi sebagai bagian dari rencana ini.

Digital Moonshot Bank Dunia akan menempatkan fokus khusus pada perempuan, memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan tidak memperburuk kesenjangan gender yang ada dalam akses digital.

Dukungan dari banyak organisasi internasional, termasuk Bank Dunia,

akan sangat penting untuk pencapaian Agenda Transformasi Digital Uni Afrika dan pada akhirnya mengejar akses internet universal di Afrika.

Jika rencana ini berjalan seperti yang diharapkan, mereka akan memiliki dampak yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi Afrika

dan jalannya menuju pengurangan kemiskinan, selain menghubungkan lebih banyak individu Afrika dan berbagi suara mereka kepada dunia.